fbpx
08.00 - 16.00 WIB
081.326.350.313
081.326.350.313

( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

3 Jenis Bunga Dan Makna Sakralnya Dalam Pernikahan Adat Jawa

Monday, December 13th 2021.

3 Jenis Bunga Dan Makna Sakralnya Dalam Pernikahan Adat Jawa. Di dalam tradisi adat jawa, banyak sekali bunga bertebaran saat seseorang akan menikah. Sering di sebut acara siraman, bunga yang di gunakan ada tujuh rupa. Belum lagi di saat hari-H nya pernikahan akhirnya terlaksana, yang di gunakan oleh pengantin hingga dekorasi unntuk gebyok biasanya menggunakan syarat dengan bunga-bunga tertentu. mungkin yang sering kamu lihat iyalah bunga melati.
Bahkan, ada mitos bahwa seseorang yang mencuri ronce melati akan ketularan enteng jodoh. Namun ternyata tak hanya mitos dan bunga tersebut saja lo yang di gunakan untuk pernikahan dalam adat Jawa. Kita simak yuk 3 jenis bunga dan makna sakralnya

Roncean melati yang di gunakan oleh manten sering disebut sebagai roncean usus-usus, asal-muasalnya ternyata dari sebuah legenda

3 Jenis Bunga Dan Makna Sakralnya Dalam Pernikahan Adat Jawa

Roncean melati ini diberi nama usus-usus karena bentuk nya yang menyerupai usus dan sering dikaitkan dengan legenda Haryo Penangsang. Pada masa kesultanan abad ke XVII, Haryo Penangsang kalah saat bertarung dengan Sutawijaya hingga ususnya terurai. Tetapi, ia justru melingkarkan ususnya di sarung keris yang terselip pada pinggangnya.Namun sedihnya ia malah menarik keris tersebut karena akan menyerang kembali dan akhirnya meninggal karena keris mengenai lilitan ususnya. Inilah awal yang membuat adanya roncean melati keris pengantin pria.

Melati juga dimaknai sebagai sesuatu yang memepunyai lambang kesucian, keanggunan, dan ketulusan. Wanginya yang semerbak walau ukuran bunganya kecil juga memiliki makna lo yaitu dianggap sebagai sesuatu yang melambangkan keindahan namun dalam sebuah kesederhanaan dan kerendahan hati.

Biasanya dalam satu rangkaian bunga melati, bunga kantil dalam pernikahan adat Jawa ternyata juga mempunyai filosofi tertentu

3 Jenis Bunga Dan Makna Sakralnya Dalam Pernikahan Adat Jawaa

Bunga kantil mempunyai arti menggantung atau dalam bahasa Jawa kemantil-kantil yang berarti selalu ingat di manapun berada dan akan berhubungan erat walau alamnya sudah berbeda. Sehingga bunga ini juga dianggap sebagai lambang langgengnya dalam suatu pernikahan. Pengantin diharapkan agar bisa bersama selamanya hingga maut memisahkan.

Ternyata bukan hanya bunga melati lo yang jadi sasaran curian tamu jomlo yang datang. Bunga kantil juga jadi salah satu yang jadi sasaran untuk diambil diam-diam demi lancarnya jodoh yang datang. Namun, usaha yang lebih perlu dilakukan karena biasanya dijalin dengan benang yang kuat.

Bunga mawar biasanya di gunakan untuk acara siraman atau sebagai hiasan pada sanggul. Warnanya yang beraneka juga mempunyai makna yang beda

Jenis Bunga Dan Makna Sakralnya Dalam Pernikahan Adat Jawa

Bunga mawar merah mungkin sering kamu temui di sanggul ibu atau saudara perempuan pengantin. Dilansir dari Budaya Jawa, mawar warna ini melambangkan proses lahirnya manusia ke dunia. Bunga ini juga melambangkan ibu. Bunga mawar putih juga sering dipakai sebagai dekorasi. Mawar ini menjadi lambang Bapa langit, sedangkan ibunya Ibu Bumi sehingga diharapkan tercipta keselarasan dan keharmonisan.

Selain bunga mawar berwarna merah dan putih, ada bunga mawar biasa yang tidak terpaku dengan warna. Bunga ini biasanya menjadi bunga dalam prosesi-prosesi yang dilaksanakan seperti siraman dan ngidak tigan atau wiji dadi. Bunga ini mempunyai arti kehendak atau niat yang tulus.

BACA JUGA : Inilah Makna Dan Sejarah Ronce Melati

New
Rp 47.000
Limited
Rp 275.000
New
Melati Solo Basahan Polos

2%

Rp 260.000 265.000
New
Rp 175.000
New
Melati Solo Putri Kantil Kuning

4%

Rp 255.000 265.000
New
Rp 200.000

Cari Produk

Cek resi

Hubungi Kami

081.326.350.313
081.326.350.313

Pengiriman

Produk Bestseller

Produk Terbaru