fbpx
08.00 - 16.00 WIB
081.326.350.313
081.326.350.313

( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Sarat Filosofi Inilah Makna Riasan Paes Jawa

Friday, December 10th 2021.

Sarat Filosofi Inilah Makna Riasan Paes Jawa. Acara Pernikahan Tradisional menggunakan konsep Adat mungkin sudah banyak kita jumpai. Karna banyak nya suku dan budaya di indonesia menjadikan beragam pula tradisi adat istiadatnya, terlebihnya dalam hal acara pernikahan, tidak hanya tentang model busana dan tatacaranya saja. Tetapi ada juga perbedaan dalam makna riasannya. Sebagai contoh kali ini Sanggulmodern.com akan membahas tentang makna Riasan Paes Jawa. Jika kalian pernah menonton film Mantan Manten, di film itu menceritakan tentang seorang pemaes jawa. Riasan Paes Jawa dan Melaksanakan nya juga sangat sarat akan makna dan filosofinya.

Sarat Filosofi, Inilah Makna Riasan Paes Jawa

Sebelum di bahas lebih lanjut tentang suatu makna riasan paes jawa, alangkah baiknya kita tau mengenai beberapa detail penting pada riasan jawa :

Sanggul

Sanggul bokor mengkurep

– Sanggul Bokor Mengkurep

Sanggul Bokor Mengkurep yaitu merupakan sanggul khas pengantin jawa yogyakarta. Di sanggul ini diberikan hiasan bunga melati dan juga daun pandan. Makna sanggul dan hiasan bunga ini yaitu agar pengantin dapat menjadi kepribadian yang bermanfaat

– Sanggul Bangun Tulak

Sanggul pada pegantin solo sering di sebut bangun tulak. Paesnya merupakan paes basahan dan mengandung lambang penghindar masalah atau penolak bala. Sama seperti harapan pada tradi yang lainnya, dengan harapan agar rumah tangga pengatin di jauhkan dari kesialan maupu mara bahaya. Biasanya terdapat sasakan sunggar yang dipasang di dekat telinga. Untuk simbol dan harapan agar pengantin dapat menjadi pendengar yang baik.

– Alis Menjangan

Di dalam bahasa Jawa, menjangan yang berarti Rusa. Rusa di kenal dengan bentuk tanduknya yang khas. Tanduk ini menjadi inspirasi dari riasan paes pengantin jawa.Di pilihnya rusa, di karenakan rusa mempunyai karakter cerdas dan anggun. Dengan harap kedua pengantin mapu jadi pasanga yang bisa menghadapi lika liku kehidupan pernikahan secara cerdas dan anggun seperti rusa.

Untaian

Gajah ngoling

– Gajah ngoling

Tidak hanya sanggul, Sekilas pasti kau pernah melihat untaian bunga melati di sisi kanan hiasan kepala pengantin wanita jawa. Adat sunda menyebutnya sebagai ronce melati. Untaian ronce melaati yang panjangnya 40 cm di sanggul pengantin jawa ini di sebut untaian gajah ngoling. Arti dari untaian gajah ngoling ini adala kesucian di dalam rumah tangga.

Tibo dodo

Melati Tibo dodo

Pengantin Jawa Solo juga memakai ronce melati. Hiasan rambut ini dsebut dengan untaian tibo dodo. Panjang untaian tibo dodo dari kepala sampai pinggang atau paha, tergantung dari jenis paes yang diaplikasikan.

Gajahan/panunggul

Khas dari riasan paes Jawa iyalah lekukan pada dahi pengantin wanita. Lekukan ini pada paes Solo disebut gajahan, panunggul untuk paes ageng. Bentuk lekukan tersebut melambangkan Tiga Kekuatan Dewa Tunggal atau Trimurti. Hal ini berarti harapan agar derajat dan kehormatan pengantin wanita ditinggikan. Jika ingin membedakan bentuk paes Solo atau Yogyakarta, kalian bisa melihat dari bentuk lekukan ini. Paes Ageng mempunyai bentuk yang lebih ramping. Sedangkan paes Yogyakarta mempunyai ujung yang terlihat runcing.

– Pengapit

Tak hanya gajahan/panunggul, di samping kanan dan kiri terdapat lekukan yang mengapit, biasa disebut dengan pengapit dan jumlahnya dua buah, satu di kanan dan di kiri. Pengapit ini juga memiliki arti tersendiri, yaitu harapan agar pengantin dapat berjalan mencapai tujuan pernikahan secara lurus meski banyaknya rintangan dalam kehidupan pernikahan.

– Penitis

Terdapat penitis yang ada di sebelah masing-masing pengapit. Lekukan penitis tidak runcing tau sebesar gajahan/panunggul. Penitis ini merupakan simbol agar kedua pengantin mempunyai visi misi pernikahan yang dijalankan dengan baik dan efektif.

Citak

– Citak

Seperti pada foto di atas, di tengah alis digambar sebuah berlian pada dahi pengantin. Berlian ini melambangkan pusat ide dari mata Dewa Siwa. Citak ini ada pada semua paes Jawa, yang tidak menggunakan citak iyalah paes putri Solo. Berlian citak ini juga melambangkan harapan agar pengantin dapat menjadi wanita yang berakhlak baik dan cerdas.

Godheg

– Godheg

Jika kita perhatikan dengan baik, di dekat telinga pengantin ada lekukan lagi. Lekukan di dekat telinga ini disebut godheg. Arti dari godheg ini iyalah untuk pengingat calon pengantin agar instropeksi diri. Hal ini juga merupakan doa supaya pengantin diberikan keturunan.

 

BACA juga :

cara mengenali ronce melati pengantin

melati pengantin adat jawa barat

Nah, menarik juga ya Makna Riasan Paes Jawa. Semua memiliki makna filosofi dan harapan yang baik bagi pengantin yang memakainya. Jika kamu merupakan calon pengantin yang akan menerapkan adat Jawa di pernikahan, setidaknya kamu perlu tau tentang makna riasan paes Jawa. Semoga artikel ini bermanfaat!

New
Rp 47.000
Limited
Rp 275.000
New
Melati Solo Basahan Polos

2%

Rp 260.000 265.000
New
Rp 175.000
New
Melati Solo Putri Kantil Kuning

4%

Rp 255.000 265.000
New
Rp 200.000

Cari Produk

Cek resi

Hubungi Kami

081.326.350.313
081.326.350.313

Pengiriman

Produk Bestseller

Produk Terbaru